Mahasiswa Magister Kebidanan UGM Edukasi 176 Santriwati PPIMN Klaten melalui Program SARASEH untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Reproduksi

Klaten – Mahasiswa Program Studi Magister Kebidanan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, Venny Ismita dan Ummi Rosyidatur Rohmana, menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program SARASEH (Sexual and Reproductive Health Rights): Sahabat Remaja Sehat Reproduksi dengan Pemberdayaan Body Literacy dan Menstrual Self-Awareness pada Senin (15/6) di Pusat Pendidikan Islam Muharrikun Najaah (PPIMN), Ceper, Klaten.

Kegiatan ini diikuti oleh 176 santriwati aktif tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Program SARASEH dirancang sebagai upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi melalui pemahaman mengenai body literacy dan menstrual self-awareness.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya mengenali tubuh sendiri, memahami perubahan fisik dan emosional selama masa pubertas, serta mengenali siklus menstruasi sebagai bagian dari proses biologis yang normal. Materi juga menekankan pentingnya membangun kesadaran terhadap kesehatan reproduksi sejak dini agar remaja mampu menerapkan praktik perawatan diri yang tepat dan mengambil keputusan yang sehat bagi dirinya.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta berbagai aktivitas partisipatif yang mendorong peserta untuk lebih terbuka dalam memahami isu-isu kesehatan reproduksi. Pendekatan ini memberikan ruang yang aman bagi para santriwati untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan memperoleh informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi berdasarkan bukti ilmiah.

Pihak Pusat Pendidikan Islam Muharrikun Najaah (PPIMN) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Edukasi yang diberikan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan remaja putri dalam menghadapi masa pubertas, sekaligus mendukung upaya pembentukan perilaku hidup sehat di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Magister Kebidanan FKKMK UGM melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya remaja putri, dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi. Melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tubuh dan kesehatan reproduksinya sehingga mampu merawat diri dengan lebih optimal.

Melalui Program SARASEH, mahasiswa Magister Kebidanan UGM berharap para santriwati dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan informasi kesehatan reproduksi yang benar di lingkungan sekitarnya. Upaya ini diharapkan turut mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, percaya diri, dan berdaya dalam menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja.

Kenali tubuhmu, pahami menstruasi, dan rawat diri. Melalui pemahaman yang tepat mengenai kesehatan reproduksi, remaja putri dapat tumbuh menjadi perempuan yang sehat, mandiri, dan siap menghadapi setiap fase kehidupannya.

Berita Terkait